Arjuna digital adalah sebutan bagi para anak muda hindu yang dapat
memanfaatkan teknologi digital dengan baik, contohnya dengan menggunakan media
sosial yang bijak, berbagi dan memberikan informasi dharma, tidak posting
berita hoax, tidak mengujar kebencian di media sosial, dan lain sebagainya. Di
era milenial ini anak muda selalu mengikuti inovasi-inovasi baru, merubah gaya
hidup, menghabiskan waktu di dunia maya namun tidak memperhatikan dampak
buruknya.
Video diatas adalah garapan
saya dengan judul "Cerdas Bersosial Media" dengan penutupnya ada
dharmawecana gaul dari saya. Dari video tersebut kita dapat memetik kesimpulan
bahwa, tidak boleh menstigma orang yang belum tentu sesuai dugaan kita,
berbisnis di media sosial cukup menggunakan handphone saja yang tak perlu lagi
kerja keluar rumah, dan diakhir video saya menyelipkan pesan "Lan ngiring
sareng sami nganggen sosmed sane becik mangda iraga sejahtera lan rahayu",
artinya "Mari kita bersama-sama menggunakan media sosial dengan baik, agar
di sosial media kita dapat manfaat yaitu kebahagiaan dan kesejahteraan".
Pesan ini sesuai dengan apa yang terjadi saat ini, sosial media bukan menjadi
pelampiasan sedih kita namun harusnya menjadi sumber kebahagiaan karena dapat
menjangkau keluarga kita, saudara kita, dan masih banyak lagi manfaaat lainnya.
(Foto diatas adalah behind the scenes proses shooting, dengan video kita bersosialisasi karena di era milenial orang-orang lebih suka menonton video dibandingkan membaca, daripada menonton video yang mengujar kebencian atau video negatif lainnya, lebih baik tonton video yang positif seperti video ini, dengan judul "Cerdas Bermedia Sosial", video sudah ada diatas)
Media sosial bila kita
manfaatkan dengan baik akan menjadi berkah bagi diri sendiri, karena di dalam
media sosial kita dapat berinteraksi dengan banyak orang bahkan seluruh dunia
tanpa mengenal jarak dan waktu, di artikel saya yang berjudul Peluang Anak Muda Hindu di Era Digital sudah saya ulas tentang data-data
pengguna internet di indonesia, dari sana kita dapat mengacu pada data yang
harusnya kita manfaatkan untuk berbuat baik atau menyebarkan dharma, bukan
menyebarkan berita hoax (berita bohong) atau menyebar kebencian.
Hidup di dunia maya terasa
lebih nyaman, karena kita dapat mengkonsepkan personal branding kita sendiri,
entah itu dari foto yang kita upload atau status/kiriman kita, alangkah baiknya
kita menggunakan sosial media dengan menerapkan ajaran hindu dengan konsep Tri
Kaya Parisudha. Tri Kaya Parisudha adalah 3 jenis perbuatan kita sebagai
landasan beragama hindu.
Pertama, Manacika yang artinya
cara kita berpikir dengan baik. Menerapkan konsep ini di sosial media sangatlah
mudah dengan cara, berpikir terlebih dahulu sebelum membuat postingan atau
memberikan komentar di kiriman orang lain, dan dengan konsep manacika ini kita
tidak boleh dengan mudah menstigma atau memandang buruknya seseorang. Bila kita
dapat menguasai manacika ini, niscaya kedepannya hidup kita akan lebih baik
karena masa depan adalah manacika (cara berpikir) kita saat ini.
Kedua, Wacika yang artinya
berkata dengan baik. Ini perlu sekali diterapkan di sosial media, agar
terjadinya hubungan yang harmonis antara netizen-netizen (warga internet),
biasanya yang menjadi masalah di sosial media pasti karena perkataan yang
dikeluarkan, entah itu kata-kata kotor, berbohong atau kata-kata yang
menyinggung perasaan orang lain. Baiknya, kita hindari berkata yang negatif,
karena apa yang kita tulis di sosial media, itu mencerminkan kepribadian kita.
Jika ingin dihormati, berbahasalah dengan sopan.
Ketiga, Kayika yang artinya
berbuat yang baik, ini tak kalah penting karena dari manacika dan wacika diatas
tak terlihat, sedangkan kayika adalah perbuatan dan dapat terlihat langsung.
Baiknya, kita perlu berhati-hati bersikap di media sosial, jangan menggunakan
sosial media untuk merugikan orang lain dan diri sendiri. Kayika bisa
diterapkan dengan membuat postingan yang mengajarkan dharma (kebaikan), tidak
mengujar kebencian serta tidak melakukan penyebaran terhadap berita hoax.
Bila kalian khususnya anak mudahindu sudah menguasai konsep diatas, anda layak menjadi Arjuna Digital.
Menyebarkan dharma dan memanfaatkan sosial media dengan bijak adalah kewajiban
seluruh umat, menjadi arjuna digital adalah perbuatan yang mulia, tuhan
akan senantiasa memberikanmu berkah atas kemuliaanmu menggunakan teknologi
digital di era milenial ini. Saya hindu, Saya bangga menjadi Hindu, dan Hindu itu Hebat sudah mendesain atau mengkonsepkan sedemikian rupa walaupun sekarang zaman kaliyuga, kita dapat menerapkan tersebut di dunia digital/social media! Hindu Keren!
Salam Arjuna Digital
Dewa Gede Padma Arta Putra
Admin Blog


Komentar
Posting Komentar